Hukum Foto Muslimah Bercadar

(Disadur dari jawaban pada sesi pertanyaan umum, kajian kitab Baghiyyatul Mutathowwi’ oleh Al-ustadz Muhammad Irfan, pada tanggal 11 Juni 2007.)
Pada rekaman waktu ke 32:42

Pertanyaan :
Ada beberapa dari saudara kita yang memotret istri / anaknya dalam keadaan mengenakan hijab bercadar, bagaimana hukumnya ?

Jawab Al-ustadz :
Apa tujuannya untuk dipotret kalau dia itu memang pakai cadar? untuk KTP juga tidak boleh cadaran, harus kelihatan.
Thayyib, ikhwan rahimakumullah, tetap hukumnya haram meskipun dia itu bercadar, yang jelas itu makhluq hidup, dilarang.
Bagaimana kalau misalnya mau bikin KTP, harus foto. Apakah boleh kemudian kita berpendapat, daripada difoto orang lain, pemotretnya semua laki-laki, nanti saya kelihatan auratnya, mukanya, mendingan saya potret sendiri. Itu juga dilarang karena kalian melakukan dosa, biarkan dipotret orang lain yang menjalankan dosanya dan juga pemerintah yang mewajibkan foto, itu yang menanggung dosanya. Kalau kemudian kita yang beli potret sendiri, foto sendiri, itu yang kita melaksanakan dosa, na’am, wallahu a’lam bishshawab.

-sekian jawaban dari Al-ustadz Muhammad Irfan-

Sumber : http://renggap.wordpress.com/2007/06/19/hukum-foto-muslimah-bercadar/

Published in: on 29 Agustus 2010 at 15:10  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://adealam.wordpress.com/2010/08/29/hukum-foto-muslimah-bercadar/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: