Pijakan seorang Muslim di Tengah Gelombang Fitnah (1)

Penulis : Al-Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain Al Makassari

Mukaddimah
Derasnya gelombang fitnah yang melanda kaum muslimin saat ini membuat sekian banyak kebingungan di tengah ummat dan bahkan terbawa oleh arus fitnah tersebut. Sehingga wajarlah kalau timbul berbagai macam kerusakan dan menambah volume fitnah. Bagaimanakah sikap seorang muslim dalam syari’at Islam dalam menghadapi fitnah !.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Al-Karim

وَالتَّقُوْا فِتْنَةً لاَتُصِيْبَنَّ الذِّيْنَ ظَلَمُوْا مِنْكُمْ خَاصَّةً

“Takutlah kalian kepada fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zholim diantara kalian secara khusus”. (QS. Al-Anfal : 25).

Ayat ini merupakan pokok penjelasan dalam fitnah. Karena itu Imam Al-Bukhary dalam shohihnya memulai Kitabul Fitan (kitab Penjelasan fitnah-fitnah) dengan penyebutan ayat ini.

Firman Allah Ta’ala : “Takutlah kalian kepada fitnah…” ini menunjukkan wajibnya atas seorang muslim untuk berhati-hati menghadapi fitnah dan menjauhinya dan tentunya seseorang tidak bisa menjauhi fitnah itu kecuali dengan mengetahui dua perkara :

  1. Apa-apa saja yang dianggap fitnah di dalam syari’at Islam.
  2. Pijakan, cara atau langkah dalam meredam atau menjauhi fitnah tersebut.

Kemudian Ibnu Katsir –rahimahullahu- dalam menafsirkan ayat ini, beliau berkata : “Ayat ini walaupun merupakan pembicaraan yang ditujukan kepada para shahabat Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam, akan tetapi ayat ini berlaku umum pada setiap muslim karena Nabi shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam mentahdzir (memperingatkan) dari fitnah”.

Kalimat fitnah dalam konteks ayat, datang dalam bentuk nakirah sehingga mempunyai makna yang umum menyangkut segala sesuatu yang merupakan fitnah bagi manusia.

Imam Al-Alusy ketika menafsirkan kalimat fitnah dalam ayat ini, beliau berkata : “Fitnah ditafsirkan (oleh para ‘ulama salaf) dengan beberapa perkara, diantaranya Mudahanah dalam amar ma’ruf dan nahi mungkar, dan diantaranya perselisihan dan perpecahan, dan diantaranya meninggalkan pengingkaran terhadap bid’ah-bid’ah yang muncul dan lain-lainnya”. Kemudian beliau berkata : “Setiap makna tergantung dari konsekwensi keadaannya”.

Dan dikatakan di dalam ayat “takutlah kalian …” ini menunjukkan bahwa fitnah itu buta dan tuli tidak pandang bulu dan dapat menimpa siapa saja. Berkata Imam Asy-Syaukany dalam tafsirnya : ”Yaitu takutlah kalian kepada fitnah yang melampaui orang-orang yang zholim sehingga menimpa orang sholih dan orang tholih (tidak sholih) dan timpahan fitnah itu tidak khusus bagi orang yang langsung berbuat kezholiman tersebut di antara kalian”.

Definisi Fitnah
Fitnah dalam syari’at Islam mempunyai beberapa makna :

  1. Bermakna syirik, seperti dalam firman Allah Ta’ala :

    وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لاَ تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ ِللهِ

    “Dan perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah dan sampai agama semuanya untuk Allah”. (QS. Al-Baqarah : 93). Yaitu hingga tidak ada lagi kesyirikan.

    Dan Allah berfirman :

    وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ

    “Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh”. (QS. Al-Baqarah : 217).

  2. Bermakna siksaan dan azab : seperti dalam firman Allah Ta’ala

    ذُوقُوا فِتْنَتَكُمْ هَذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تَسْتَعْجِلُونَ

    (Dikatakan kepada mereka) : “Rasakanlah fitnahmu itu. Inilah fitnah yang dahulu kamu minta supaya disegerakan”. (QS. Adz-Dzariyat : 14).

    Dan Allah Jalla Jalaluh berfirman :

    إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ

    “Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan fitnah kepada orang-orang yang mu’min laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar”. (QS. Al-Buruj : 10).

    Makna fitnah dalam dua ayat ini adalah siksaan dan azab.

  3. Bermakna ujian dan cobaan. Seperti dalam firman Allah Ta’ala :

    وَنَبْلُوَكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً

    “Dan kamii akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai fitnah (yang sebenar-benarnya)”. (QS. Al-Anbiya`: 35)

    Dan Allah Jalla Wa ’Ala menyatakan dalam firman-Nya :

    إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلاَدُكُمْ فِتْنَةٌ

    “Sesungguhnya harta-harta kalian dan anak-anak kalian itu hanyalah merupakan fitnah”. (QS. Al-Anfal : 28).

  4. Bermakna musibah dan balasan. Sebagaimana yang ditafsirkan para ulama dalam surah Al Anfal ayat 25 di atas :

    وَاتَّقُوا فِتْنَةً لاَ تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً

    “Takutlah kalian kepada fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zholim diantara kalian secara khusus”.

    Lihat : Mauqiful Mu’min Minal Fitan Karya Syeikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz dan Mufrodat Al-Qur’an karya Ar-Raghib Al-Ashbahany.

Demikianlah defenisi fitnah, tetapi harus diketahui oleh setiap muslim bahwa fitnah yang ditimpakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala itu mempunyai hikmah dibelakangnya. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :

الم. أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا ءَامَنَّا وَهُمْ لاَ يُفْتَنُونَ وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

“Alif laam miim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”. (QS. Al-Ankabut : 1-3).

Berikut ini kami akan menyebutkan beberapa kaidah-kaidah pokok yang harus dipegang oleh setiap muslim dalam menghadapi fitnah.

Bersambung…

Published in: on 31 Agustus 2010 at 06:44  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://adealam.wordpress.com/2010/08/31/pijakan-seorang-muslim-di-tengah-gelombang-fitnah-1/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: